Tanjung
Selor,- Pengajuan tambahan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara tahun 2014 sebanyak 1.300
formasi. Akhirnya disetujui Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara
dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) sebanyak 300 formasi atau sekitar
23 persen dari usulan.
Penjabat
Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie mengatakan melihat dari
usulan yang diajukan memang masih jauh di bawah target dan belum dapat
mengakomodir kebutuhan pegawai di lingkungan kerja Pemprov Kaltara.
“Namun
tetap harus disyukuri. Dan kita akan terus berupaya agar tahun depan ada
penambahan (CPNS). Sebab merupakan kebutuhan untuk percepatan
pembangunan Kaltara,”ujarnya, Jumat (27/6)
Alokasi
dari pusat, lanjut Irianto akan dibahas lebih lanjut bersama Sekretaris
Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kaltara Drs Badrun, Biro Kepegawaian, dan
Biro Hukum dan Organisasi terkait formasi-formasi yang diprioritaskan.
Namun kemungkinan besar jumlah tersebut akan diprioritaskan untuk isian
pegawai di bidang kesehatan, pendidikan, serta sejumlah tenaga teknis
lainnya di bidang pertanian, perkebunan, serta pertambangan.
“Kemungkinan
di dua itu (kesehatan dan pendidikan). Tapi yang jelas formasi 300 itu
kita susun lagi apa yang prioritas, lalu diusulkan kembali ke Menpan.
Kemudian di sana diinput lagi, lalu baru kita bisa umumkan. Ini baru 300
kuota, pembagian formasinya belum,” tandasnya.
Kepala
Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kaltara Drs Abdul Madjid
mengatakan formasi yang disetujui pusat dinilai kurang sebanding dengan
kebutuhan. Sebab, beban kerja di lingkup provinsi cukup tinggi, terlebih
saat ini Sekretariat Pemprov Kaltara baru terisi sekitar 350 PNS.
“Jumlah itu
masih sangat minim. Tetapi di sisi lain kita juga masih kekurangan dana
untuk membayar gaji pegawai nantinya, serta kemudian sarana dan
prasarana khususnya perkantoran kita masih sangat terbatas.
Mudah-mudahan tahun berikutnya ada penambahan dan pasti kita usulkan
lagi,” kata Madjid.
Sistem penerimaan CPNS, menurut Madjid akan menggunakan sistem Computer Assisted Test
(CAT). Pemprov Kaltara sendiri telah menyiapkan sedikitnya 50 unit
komputer yang rencananya akan ditempatkan di gedung khusus.
Pelaksanaannya di UPTD Jalan Durian dekat Kampus Universitas Kaltara
(Unikal). Saat ini tengah dilakukan pembenahan sarana dan prasarana
yang dibutuhkan. Termasuk operator yang akan dilakukan seleksi dan yang
lulus diberikan pelatihan khusus dari Kemenpan.
“Sistem CAT
memastikan pelaksanaan penerimaan CPNS tahun ini mampu meminimalisir
bentuk kecurangan, dengan mengedepankan transparansi. Beberapa saat
setelah tes dilaksanakan, hasilnya pun segera akan diketahui, tanpa
membutuhkan waktu yang panjang,”ujarnya.
Madjid
memperkirakan tahapan penerimaan dan pendaftaran CPNS akan dilaksanakan
Agustus hingga September mendatang. Meskipun demikian diharapkan
pelaksanannya dapat dimulai di minggu ketiga dan keempat Juli mendatang,
sebagaimana informasi yang berkembang sejauh ini. (drm/van/hmsprov)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar