Sabtu, 13 September 2014

FORMASI CPNS KALTARA


Tanjung Selor,- Pengajuan tambahan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara tahun 2014 sebanyak 1.300 formasi. Akhirnya disetujui Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) sebanyak 300 formasi atau sekitar 23 persen dari usulan.
Penjabat Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie  mengatakan melihat dari usulan yang diajukan memang masih jauh di bawah target dan belum dapat mengakomodir kebutuhan pegawai di lingkungan kerja Pemprov Kaltara.
“Namun tetap harus disyukuri. Dan kita akan terus berupaya agar tahun depan ada penambahan (CPNS). Sebab merupakan kebutuhan untuk percepatan pembangunan Kaltara,”ujarnya, Jumat (27/6)
Alokasi dari pusat, lanjut Irianto akan dibahas lebih lanjut bersama Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kaltara Drs Badrun, Biro Kepegawaian, dan Biro Hukum dan Organisasi terkait formasi-formasi yang diprioritaskan. Namun kemungkinan besar jumlah tersebut akan diprioritaskan untuk isian pegawai di bidang kesehatan, pendidikan, serta sejumlah tenaga teknis lainnya di bidang pertanian, perkebunan, serta pertambangan.
“Kemungkinan di dua itu (kesehatan dan pendidikan). Tapi yang jelas formasi 300 itu kita susun lagi apa yang prioritas, lalu diusulkan kembali ke Menpan.  Kemudian di sana diinput lagi, lalu baru kita bisa umumkan. Ini baru 300 kuota, pembagian formasinya belum,” tandasnya.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kaltara Drs Abdul Madjid mengatakan formasi yang disetujui pusat dinilai kurang sebanding dengan kebutuhan. Sebab, beban kerja di lingkup provinsi cukup tinggi, terlebih saat ini Sekretariat Pemprov Kaltara baru terisi sekitar 350 PNS.
“Jumlah itu masih sangat minim. Tetapi di sisi lain kita juga masih kekurangan dana untuk membayar gaji pegawai nantinya, serta kemudian sarana dan prasarana khususnya perkantoran kita masih sangat terbatas. Mudah-mudahan tahun berikutnya ada penambahan dan pasti kita usulkan lagi,” kata Madjid.
Sistem penerimaan CPNS, menurut Madjid akan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Pemprov Kaltara sendiri telah menyiapkan sedikitnya 50 unit komputer yang rencananya akan ditempatkan di gedung khusus. Pelaksanaannya di UPTD Jalan Durian dekat Kampus Universitas Kaltara (Unikal).  Saat ini tengah dilakukan pembenahan sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Termasuk operator yang akan dilakukan seleksi dan yang lulus diberikan pelatihan khusus dari Kemenpan.
“Sistem CAT memastikan pelaksanaan penerimaan CPNS tahun ini mampu meminimalisir bentuk kecurangan, dengan mengedepankan transparansi. Beberapa saat setelah tes dilaksanakan, hasilnya pun segera akan diketahui, tanpa membutuhkan waktu yang panjang,”ujarnya.
Madjid memperkirakan tahapan penerimaan dan pendaftaran CPNS akan dilaksanakan Agustus hingga September mendatang. Meskipun demikian diharapkan pelaksanannya dapat dimulai di minggu ketiga dan keempat Juli mendatang, sebagaimana informasi yang berkembang sejauh ini. (drm/van/hmsprov)
Berita Umum

Tidak ada komentar:

Posting Komentar